Kaltim Tegaskan Peran Sentral dalam Akselerasi Ekonomi IKN

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji berfoto bersama peserta diskusi panel IKN sebagai tonggak kemajuan Indonesia. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji berfoto bersama peserta diskusi panel IKN sebagai tonggak kemajuan Indonesia. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan kesiapannya untuk mengambil posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional seiring percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

 

Kehadiran IKN tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai momentum transformasi ekonomi bagi daerah penyangga di sekitarnya.

 

Dalam dinamika tersebut, Kalimantan Timur dinilai telah mengalami perubahan peran yang signifikan. 

 

Daerah ini tidak lagi sekadar menjadi wilayah pendukung pembangunan IKN, melainkan telah berkembang sebagai simpul penting dalam sistem logistik nasional, penguatan sektor industri, ketahanan energi, serta pengembangan kawasan ekonomi baru yang berkelanjutan dan terintegrasi.

 

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa pembangunan IKN harus memberikan manfaat konkret bagi daerah mitra. 

 

Ia menyampaikan bahwa Kalimantan Timur menempatkan diri sebagai motor penggerak ekonomi Nusantara yang saling terhubung, bukan hanya sebagai pelengkap dalam agenda pembangunan nasional.

 

“Pembangunan Ibu Kota Nusantara harus menghadirkan dampak berganda yang nyata bagi daerah mitra. Kalimantan Timur memposisikan diri sebagai simpul utama atau superhub ekonomi Nusantara yang terintegrasi. Peran kami adalah sebagai penggerak, bukan sekadar pendukung,” ujar Seno Aji saat menjadi narasumber dalam Diskusi Panel IKA FISIP Universitas Mulawarman di Kantor Gubernur Kaltim, pada Senin (26/1/2026).

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa arah kebijakan daerah mitra difokuskan pada sejumlah pilar strategis, salah satunya transformasi struktur ekonomi. Pemerintah daerah mendorong pergeseran dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju penguatan hilirisasi industri yang bernilai tambah. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.