Salah satu inovasi unggulan adalah pemanfaatan drum bekas yang direkayasa menjadi Drum Eco Shield, yakni struktur penahan lereng yang berfungsi sebagai sistem stabilisasi tanah sekaligus infrastruktur hijau di kawasan rawan longsor.
Di atas struktur tersebut, masyarakat mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming) yang didukung smart irrigation system berbasis penampungan air hujan. Sistem ini mampu mengelola air secara adaptif terhadap pola cuaca yang tidak menentu, mengurangi limpasan permukaan, serta menyediakan sumber air untuk pertanian dan kebutuhan warga. Seluruh sistem ditopang panel surya sebagai sumber energi terbarukan.
“Program KALIANDRA dirancang untuk menjawab tantangan kawasan rawan longsor di Kelurahan Baru Ilir melalui empat fokus utama, yakni peningkatan kesadaran mitigasi bencana, pengembangan kawasan aman dan tangguh, penumbuhan kepedulian lingkungan dan gaya hidup sehat, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM,” jelas Dodi.
Selain aspek lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Akses layanan kesehatan, penguatan posyandu, serta pelatihan kader masyarakat mendukung SDGs Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan).
Sementara pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pengurangan penggunaan pupuk kimia mendukung SDGs Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, termasuk perempuan dan lansia, serta perlindungan permukiman dan fasilitas umum dari risiko longsor turut memperkuat kontribusi terhadap SDGs Tujuan 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan).
Pada kesempatan yang sama, General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, juga meraih penghargaan Best 100 Operation Units/Sites/Suppliers Indonesia 2026 – La Tofi ESG Rating dengan skor 90,90.
PT KPI Unit Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pendekatan keberlanjutan, inovasi, dan kemandirian ekonomi, demi mewujudkan masa depan yang inklusif dan sejahtera bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)





