BorneoFlash.com, BANGKOK — Inovasi produksi bahan bakar Pertadex yang dikembangkan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat global.
Inovasi tersebut sukses meraih Gold Medal pada ajang International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 5–9 Januari 2026.
Penghargaan prestisius itu diberikan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) dalam pameran inovasi internasional yang berlangsung di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC).
Selain medali emas, tim inovator KPI Unit Balikpapan juga meraih Invention Presentation Award dan Exhibiting Valuable Invention Award, menegaskan kualitas serta nilai strategis inovasi yang dihasilkan.
General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kuatnya budaya inovasi di lingkungan perusahaan dalam menjawab tantangan industri energi yang terus berkembang.

“Inovasi merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika dan tantangan, baik internal maupun eksternal. Keberhasilan ini membuktikan semangat insan KPI dalam menghadirkan solusi nyata yang bernilai tambah bagi perusahaan dan bangsa,” ujar Anto dalam keterangannya, pada Selasa (15/1/2026).
Inovasi bertajuk “Boosting Low-Sulphur Diesel Output through New Fuel Formulation and Production-Line Modifications at PT KPI RU V Balikpapan” dikembangkan oleh Tim Project Collaboration Improvement (PC-Prove) FOMO-DEX, yang diketuai Adimas Prasetyaaji bersama pekerja organik PT KPI Unit Balikpapan.





