Sruning Burhanuddin ke Balikpapan, Wawali Kenalkan Cagar Budaya Dahor 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menyambut kunjungan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Sruning Burhanuddin, berkunjung ke Rumah Cagar Alam Dahor yang berlokasi di Jalan Dahor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (22/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menyambut kunjungan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Sruning Burhanuddin, berkunjung ke Rumah Cagar Budaya Dahor yang berlokasi di Jalan Dahor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (22/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kunjungan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Sruning Burhanuddin, dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk memperkenalkan wajah baru kota minyak ini sebagai kota pariwisata dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), bukan kota tambang.

 

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang mendampingi Kepala Kejaksaan Agung RI dalam rapat koordinasi di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Samarinda. 

 

Di sela kegiatan, rombongan menyempatkan diri singgah di Balikpapan. “Kunjungan Ibu Sruning Burhanuddin ke Balikpapan. Selain silaturahmi, kami ajak beliau menikmati kuliner khas dan mengunjungi kawasan Cagar Budaya Dahor,” ujar Bagus, di Rumah Cagar Budaya Dahor, di Jalan Dahor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (22/1/2026).

 

Dalam kunjungan ke kawasan Dahor, rombongan mendapatkan penjelasan langsung dari pegiat pariwisata mengenai sejarah kawasan tersebut, termasuk asal-usul nama Dahor yang berkaitan dengan wilayah Tabalong. 

Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Sruning Burhanuddin, saat berkunjung ke Rumah Cagar Alam Dahor yang berlokasi di Jalan Dahor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (22/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Sruning Burhanuddin, saat berkunjung ke Rumah Budaya Alam Dahor yang berlokasi di Jalan Dahor Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (22/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Tak hanya itu, sejarah Kota Balikpapan juga diperkenalkan, mulai dari ditemukannya sumur minyak pertama, Sumur Mathilda, sekitar 129 tahun lalu, tepat pada 10 Februari.

 

Bagus menegaskan, meski Balikpapan memiliki sejarah panjang sebagai kota minyak, arah pembangunan kini difokuskan pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.