BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kebakaran rumah kosong terjadi pada Hari Rabu 21 Januari 2026, sekitar pukul 03.30 Wita di Kawasan Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, RT 20, ini sempat menggegerkan warga yang masih terlelap.
Api diketahui pertama kali membesar dari sebuah rumah yang sudah lama tidak dihuni. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman awal, namun keterbatasan peralatan dan kendala teknis membuat api sulit dikendalikan.
Ketua RT 20 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Harunin, menyebut kebakaran kali ini bukan kejadian yang mengejutkan bagi warganya. Ia mengaku, dalam sepekan terakhir, wilayah tersebut sudah beberapa kali dilanda kebakaran.
“Di sini memang rawan. Baru sekitar satu minggu lalu juga ada kebakaran. Begitu kejadian, warga langsung berdatangan, tapi api cepat membesar,” ujar Harunin, pada Rabu (21/1/2026).
Ia juga menyoroti fungsi hidran di sekitar lokasi yang dinilai tidak optimal. Hidran yang berada di area Telkom baru bisa digunakan setelah api membesar, dengan tekanan air yang minim.
“Hidran sebenarnya ada, tapi prosesnya lama. Saat air keluar, api sudah terlanjur besar. Tekanannya juga tidak maksimal. Ini yang kami keluhkan,” tegasnya.
Api baru dapat dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran Kota Balikpapan tiba di lokasi. Tim gabungan dari Posko Balikpapan Tengah, Posko Penanggulangan Bencana (PB), Posko Balikpapan Utara, dan Posko Kota dikerahkan dengan total enam unit armada dan sekitar 45 personel.








