Konflik Lama Berujung Maut, Polisi Ungkap Motif Penganiayaan di Balikpapan Barat

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Kasus penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang warga di Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Foto: BorneoFlash/Ist
Kasus penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang warga di Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Foto: BorneoFlash/Ist

“Ketika bertemu kembali, emosi pelaku memuncak dan berujung pada penyerangan menggunakan senjata tajam,” jelas Kapolsek.

 

Setelah diserang, korban sempat berlari hingga ke depan Gang Masjid Al Muhajirin sebelum akhirnya terjatuh dan terkapar bersimbah darah. Seorang warga bernama Muslimin Risal alias Betran bersama warga lain berusaha memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit.

 

Beberapa jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh petugas Polsek Balikpapan Barat dan kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah badik yang diduga digunakan pelaku serta pakaian korban yang berlumuran darah.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pembunuhan.

 

Kapolsek menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik secara hukum dan damai, agar tidak berujung pada tindakan kekerasan yang merenggut nyawa. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.