PLN Perkuat Hilirisasi Nasional, Gardu Induk 150 kV Batulicin Baru Jadi Tulang Punggung Listrik KEK Setangga

oleh -
Editor: Ardiansyah
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, saat melakukan kunjungan kerja ke KEK Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Selasa (13/1/2026). Foto:  HO/PLN UIP Kalimantan Bagian Timur
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, saat melakukan kunjungan kerja ke KEK Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Selasa (13/1/2026). Foto:  HO/PLN UIP Kalimantan Bagian Timur

BorneoFlash.com, TANAH BUMBUPT PLN (Persero) terus menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pengembangan kawasan industri dan agenda hilirisasi nasional. 

 

Melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), PLN berhasil menyelesaikan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru/Setangga yang kini menjadi fondasi utama pasokan listrik bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

 

Kehadiran gardu induk ini memegang peran strategis dalam menopang kebutuhan energi listrik sektor industri, khususnya industri pengolahan bahan baku baterai yang membutuhkan suplai daya besar dan berkelanjutan. 

 

Salah satu penerima manfaat utama adalah PT Anugerah Barokah Cakrawala (PT ABC), tenant KEK Setangga yang mengoperasikan fasilitas smelter dengan kebutuhan daya mencapai puluhan MVA. 

 

Infrastruktur kelistrikan yang andal menjadi faktor krusial dalam menjamin keberlanjutan operasional industri berbasis hilirisasi tersebut.

 

Capaian ini mendapat perhatian langsung Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, saat melakukan kunjungan kerja ke KEK Setangga, pada Selasa (13/1/2026). 

 

Kunjungan tersebut bertepatan dengan peresmian Pabrik Bahan Prekursor Baterai milik PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB), sekaligus menjadi momentum peninjauan kesiapan sistem kelistrikan yang telah dibangun PLN.

 

Darmawan menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri nasional tidak dapat dipisahkan dari kesiapan infrastruktur energi. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.