Pengamanan perayaan Natal menjadi prioritas awal, kemudian dilanjutkan dengan penjagaan intensif pada malam pergantian tahun, terutama pada titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Selain penjagaan pada titik keramaian, pemerintah bersama aparat gabungan juga memperkuat langkah pra-kondisi menjelang pergantian tahun.
Penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum turut digencarkan.
“Kami juga mempersiapkan langkah antisipatif di sejumlah lokasi keramaian dan melakukan penindakan terhadap berbagai aktivitas seperti peredaran minuman keras, kegiatan tempat hiburan malam, balap liar, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Wali kota menambahkan bahwa seluruh upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga.
“Fokus kami adalah menjamin kelancaran seluruh rangkaian perayaan dan menciptakan suasana yang aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.








