BorneoFlash.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menarik minat investasi dan kemitraan sektor kelautan dan perikanan senilai Rp1,60 triliun melalui kegiatan Investment and Business Matching dalam rangka Hari Ikan Nasional (Harkannas).
Plt Dirjen PDSPKP KKP, Machmud, menjelaskan bahwa nilai tersebut berasal dari one on one meeting dengan investor dalam dan luar negeri.
Pada forum itu, KKP menawarkan 36 proyek senilai Rp3,02 triliun, mulai dari industri pengolahan tuna dan udang, fasilitas logistik rantai dingin di Cilacap, pabrik garam industri di Jeneponto, fasilitas pengolahan perikanan di Kawasan Industri Bolok, NTT, hingga pabrik pengolahan rumput laut berbasis nori di Jawa Barat.
Machmud memastikan KKP menyiapkan program unggulan untuk mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto dan memperkuat ekonomi biru.
Ia menginstruksikan jajarannya mendampingi calon investor agar target investasi 2025 sebesar Rp13,11 triliun tercapai.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah memberikan kemudahan perizinan, insentif, keamanan, dan konektivitas. Pemerintah memperkuat komitmen tersebut melalui PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya mendorong masyarakat memanfaatkan peluang besar di sektor kelautan dan perikanan. (*)








