Pemkot, lanjut Bagus, tengah menyiapkan solusi jangka panjang agar upaya penertiban tidak hanya bersifat larangan, tetapi juga diiringi langkah penyelamatan dan penataan wilayah yang lebih manusiawi.
“Kita sedang pikirkan solusi terbaik ke depan. Tidak hanya melarang, tetapi memberikan langkah konkret yang bisa membantu warga,” tegasnya.
Soal anggaran kebencanaan, Bagus menjelaskan bahwa alokasinya tersebar di beberapa dinas, termasuk BPBD, Dinas Sosial, hingga DLH.
Meski belum menyebut angka pasti, ia memastikan dana tetap tersedia untuk pencegahan maupun penanganan darurat. “Yang pasti, kita tetap menganggarkan untuk pencegahan dan penyelamatan apabila terjadi bencana,” katanya.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Balikpapan mendorong penguatan edukasi kepada masyarakat terkait menjaga lingkungan.
“Kita mengajak masyarakat menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan memastikan saluran air tetap lancar. Sosialisasi ini penting supaya banjir bisa kita minimalisir,” ujar Bagus.
Pemkot berharap sinergi antar-instansi dan kedisiplinan masyarakat dapat menjaga Balikpapan tetap aman sepanjang musim hujan.







