BorneoFlash.com, JAKARTA – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengajak generasi muda melestarikan wastra Nusantara dengan terus menggunakan kain tradisional dan memanfaatkan pewarna alami.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDT, Ratu Rachmatuzakiyah, mengingatkan pentingnya bangga mengenakan tenun sebagai warisan budaya leluhur. Ia menegaskan, penggunaan pewarna alami menjadi langkah nyata menjaga keseimbangan budaya dan ekologi.
“Pewarna alami tidak hanya menghasilkan warna lembut dan indah, tetapi juga menunjukkan kecintaan pada lingkungan serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Samsul Widodo, menambahkan, desa-desa yang memiliki potensi sumber pewarna alami perlu mengembangkannya sebagai bahan baku kain tradisional seperti batik dan tenun. (*)





