“Kami menyambut baik kesempatan untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan solusi energi bersih berbasis pengelolaan sampah,” ujar perwakilan CECEP.
Dengan pengalaman panjang CECEP dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga sampah di berbagai kota besar di Tiongkok. “Kami yakin proyek ini akan menjadi tonggak penting dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau,” tambahnya.
Sementara itu, Pemprov Kaltim menilai kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi, untuk menarik investasi di sektor energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
“Kalimantan Timur berkomitmen mendorong pembangunan yang ramah lingkungan. Kehadiran CECEP menjadi bukti kepercayaan investor internasional terhadap potensi daerah ini, terutama di sektor energi bersih dan pengelolaan sampah,” kata perwakilan Pemprov Kaltim.
Pembangunan PLTSa ini direncanakan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah menjadi energi di wilayah Kalimantan.
Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, proyek tersebut juga diharapkan memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu pelopor penerapan teknologi hijau di Indonesia. (*)





