Menanggapi hal tersebut, Armin menegaskan tudingan itu tidak beralasan.
Ia menyebut rekomendasi lahir setelah dirinya membaca secara utuh buku Mengubah Nasib dan menilai isinya layak dijadikan sumber inspirasi.
“Saya sudah menelaah isi buku tersebut. Menurut saya, buku ini relevan untuk memberikan dorongan semangat sehingga pantas ada di perpustakaan sekolah,” jelasnya.
Ia juga menepis anggapan bahwa rekomendasi ini berkaitan dengan posisi Hasanuddin Mas’ud sebagai Ketua DPRD sekaligus Kakak Kandung dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Menurutnya, publik sebaiknya menilai substansi buku, bukan semata melihat siapa penulisnya.
“Buku ini memuat kisah perjuangan dan peran orang tua yang inspiratif. Penilaian sebaiknya berfokus pada isinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Armin menambahkan bahwa Disdikbud selama ini juga merekomendasikan beragam buku motivasi lain agar dapat menjadi bahan bacaan inspiratif bagi siswa.
Ia menekankan pentingnya motivasi bagi generasi muda. Menurutnya, peserta didik di Kaltim tidak hanya membutuhkan pembelajaran akademis, tetapi juga dorongan semangat dari berbagai media.
“Sekolah memerlukan buku, film, dan sumber inspirasi lain agar anak-anak lebih bersemangat dalam meraih prestasi,” pungkasnya. (*)







