Kenali 7 Ciri Penyakit Ginjal Sejak Dini, Jangan Tunggu Parah

oleh -
Penulis: Berthan Alif Nugraha
Editor: Janif Zulfiqar
Ilustrasi. Ginjal. Foto: Freepik
Ilustrasi. Ginjal. Foto: Freepik

BorneoFlash.com, KESEHATAN – Penyakit ginjal umumnya baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Karena itu, masyarakat perlu mengenali gejala awalnya sejak dini. Beberapa gejala bahkan sering disalahartikan sebagai penyakit maag.

 

Ginjal berfungsi menyaring limbah dan racun dari darah sebelum dialirkan ke seluruh tubuh. Jika fungsi ginjal menurun, maka kinerja organ lain ikut terganggu. Dalam kondisi tertentu, gangguan ginjal juga bisa memicu penyakit kardiovaskular yang berisiko fatal.

 

Penyakit ginjal masih dapat diatasi bila terdeteksi lebih cepat. Berikut tanda-tanda awal yang perlu diperhatikan:

1. Mudah merasa lelah
Saat ginjal tidak mampu menyaring limbah dengan baik, racun akan menumpuk di dalam tubuh dan memicu rasa lelah. Ginjal juga menghasilkan hormon yang merangsang pembentukan sel darah merah. Ketika jumlah sel darah merah menurun, pasokan oksigen ke seluruh tubuh terganggu sehingga tubuh terasa lemas.

 

2. Kulit terasa gatal
Ketidakmampuan ginjal membuang racun membuat zat berbahaya menumpuk dalam darah. Kondisi ini bisa memicu ruam serta rasa gatal di seluruh tubuh. Selain itu, ketidakseimbangan mineral akibat gangguan ginjal dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

 

3. Wajah dan kaki membengkak
Penurunan fungsi ginjal membuat natrium menumpuk dalam tubuh. Akibatnya, pembengkakan terjadi pada tangan, kaki, pergelangan, hingga area sekitar mata.

 

4. Kram otot
Ketidakseimbangan kadar natrium, kalsium, kalium, dan elektrolit lain akibat gangguan ginjal bisa memicu kram otot, terutama di bagian kaki.

 

5. Sering pusing
Ginjal yang rusak tidak mampu menyaring limbah dengan baik, sehingga racun mempengaruhi fungsi otak. Otak yang kekurangan oksigen akan menimbulkan rasa pusing dan gangguan konsentrasi.

 

6. Perubahan pada urine
Urine menjadi indikator penting kondisi ginjal. Jika urine berbusa, itu menandakan adanya protein albumin berlebih akibat kerusakan ginjal. Selain itu, urine yang berwarna kecoklatan bisa menandakan adanya kebocoran darah ke kandung kemih.

Baca Juga :  Kasus Ibu Hamil Terpapar Covid-19 di Balikpapan Meningkat Dalam dua Bulan Terakhir

 

7. Mual dan muntah
Gejala ini sering dianggap sebagai maag. Padahal, rasa mual timbul karena tingginya kadar ureum yang seharusnya dibuang oleh ginjal. Menurut dokter urologi Nur Rasyid, banyak pasien gagal ginjal awalnya hanya mengira gejalanya maag, sehingga memilih obat maag tanpa memeriksakan diri lebih lanjut. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.