Berita Nasional

Kemenkeu Tegaskan Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Hoaks

lihat foto
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers tentang RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta pada Jumat (15/8/2025). FOTO : ANTARA/HO-Kemenkeu-Andi Al Hakim/pri.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers tentang RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta pada Jumat (15/8/2025). FOTO : ANTARA/HO-Kemenkeu-Andi Al Hakim/pri.

BorneoFlash.com

, JAKARTA - Kementerian Keuangan menegaskan video yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan pernyataan "guru adalah beban negara" adalah hoaks.

Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjelaskan video itu hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato Sri Mulyani di ITB pada 7/8/2025. Ia meminta masyarakat bijak menyikapi informasi di media sosial.

Dalam forum itu, Sri Mulyani membahas tantangan anggaran gaji dan tunjangan guru serta dosen.

Pemerintah mengalokasikan Rp757,8 triliun untuk pendidikan dalam RAPBN 2026, dengan Rp178,7 triliun untuk gaji, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan guru serta dosen, termasuk tunjangan bagi guru non-PNS dan ASN daerah.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan anggaran pendidikan harus tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas guru, memperkuat vokasi, menyelaraskan kurikulum, dan memberantas kemiskinan. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar