Berita Nasional Terkini

Mendag: CEPA Indonesia–Peru Buka Peluang Ekspor

lihat foto
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menyampaikan keterangan seusai menghadiri bilateral RI-Peru di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/8/2025). FOTO: ANTARA/Suci Nurhaliza
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menyampaikan keterangan seusai menghadiri bilateral RI-Peru di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/8/2025). FOTO: ANTARA/Suci Nurhaliza

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia–Peru membuka akses pasar bagi komoditas unggulan seperti tekstil, kendaraan bermotor, alas kaki, dan mesin pendingin.

Ia menegaskan, pemerintah dapat memperluas kerangka kerja CEPA. Perjanjian ini berpotensi meningkatkan perdagangan dari 480 juta dolar AS pada 2024, dengan surplus Indonesia mencapai 181 juta dolar AS. Pemerintah melihat Peru sebagai hub produk Indonesia di Amerika Latin karena menjalin perjanjian dagang dengan Chile.

Budi memastikan pemerintah mempercepat proses ratifikasi dan menargetkan penyelesaiannya kurang dari 12 bulan.

Kementerian Perdagangan memproyeksikan CEPA menambah ekspor hingga 46,52 miliar dolar AS dengan menghapus atau menurunkan tarif 90,68 persen pos tarif Peru, termasuk 87 persen menjadi nol persen.

Pemerintah memanfaatkan kesepakatan ini untuk memperluas akses pasar, mengembangkan sektor perikanan dan pertambangan, serta mengoptimalkan perdagangan komplementer kedua negara. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar