General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil budaya inovasi yang telah mengakar kuat di lingkungan kerja mereka.
“Inovasi adalah bagian dari strategi perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika dan tantangan, baik internal maupun eksternal. Keberhasilan ini membuktikan semangat pekerja dalam menghadirkan solusi nyata tidak pernah padam,” ujarnya.
Dalam proses pengembangannya, tim REJEKI melakukan optimasi kapasitas platforming hingga 105 persen, uji coba lapangan (plant test), serta memanfaatkan infrastruktur eksisting dengan mengonversi fasilitas pemuatan (loading) sesuai kebutuhan produk baru.
ITEX sendiri merupakan ajang internasional bergengsi yang menampilkan lebih dari 900 inovasi dari 15 negara, menjadikannya panggung strategis bagi para inovator dunia.
Keberhasilan Kilang Balikpapan dalam menciptakan HOMC-95 tidak hanya memperkuat posisi PT KPI sebagai pelopor inovasi kilang nasional, tetapi juga mempertegas kontribusi Indonesia dalam peta energi global yang terus berkembang dan menuntut efisiensi serta keberlanjutan. (*)





