BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Selama libur Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama aparat keamanan memperketat patroli dan pengawasan guna mencegah tindak kejahatan, termasuk penipuan berkedok pemulung serta peredaran mainan berbahaya. Langkah ini diambil, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idulfitri.
Kasatpol PP Kota Balikpapan, Budi Liliono, mengungkapkan bahwa sejumlah kasus penipuan dengan modus pemulung semakin marak terjadi di lingkungan perumahan yang kosong ditinggal mudik. “Kami menemukan beberapa kasus di mana individu mengaku sebagai pemulung, namun sebenarnya memiliki maksud lain yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Satpol PP telah meningkatkan patroli di kawasan perumahan dan permukiman yang rawan tindak kriminal. Masyarakat juga diimbau agar lebih berhati-hati serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. “Kami meminta warga agar tidak ragu melaporkan ke pihak berwenang apabila menemukan hal yang mencurigakan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Budi.
Selain menekan aksi penipuan, aparat keamanan juga memperketat pengawasan di pasar dan pusat perbelanjaan untuk mengurangi peredaran mainan berbahaya seperti pistol-pistolan dan petasan. Mainan jenis ini dinilai berisiko menimbulkan cedera, terutama bagi anak-anak.
“Kami meminta orang tua agar lebih bijak dalam membelikan mainan untuk anak-anak mereka. Mainan yang tidak aman bisa menyebabkan cedera, terutama jika digunakan secara tidak benar,” tegas Budi.
Dalam rangka menjaga ketertiban, pihak Satpol PP juga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengaktifkan kembali sistem ronda malam di permukiman. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta mencegah tindak kriminal selama musim liburan.
Patroli gabungan antara Satpol PP dan kepolisian juga akan ditingkatkan di kawasan-kawasan yang dianggap rawan tindak kriminal.
“Kami akan bekerja sama dengan kepolisian dan dinas terkait untuk memastikan keamanan masyarakat, terutama di titik-titik rawan. Harapannya, dengan koordinasi yang baik, perayaan Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Budi.
Adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan lebih tenang dan terbebas dari ancaman tindak kriminal. Pemerintah Kota Balikpapan juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif, dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama momen perayaan Idulfitri.