BorneoFlash.com, PENAJAM – Masyarakat akan kesulitan mendapat informasi bila tidak tersedia autentik dan untuk mengambil suatu keputusan harus didasari satu data yang valid.
Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun saat membuka Coaching Metadata Statistik Sektoral Kabupaten PPU Tahun 2024 yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Senin, (15/7/2024).
Coaching ini diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU, TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), perwakilan perusahaan dan pihak terkait lainnya.
“Terkait pengelolaan data ini dapat dikatakan kita masih lemah. Bahkan untuk mengetahui berapa jumlah data yang autentik terkait pengangguran dan kemiskinan di PPU kita masih kesulitan,” kata Makmur Marbun.
Makmur Marbun mengatakan bahwa sejak dulu ia memang sebagai orang yang concern mengenai data, untuk mempertahankan data agar tetap valid dan harus selalu update.
“Jadi data ini memang harus selalu diupdate karena setiap saat perubahan itu akan terjadi. Misalkan di lingkungan masyarakat PPU, mungkin ada penduduk yang pindah, ada yang meninggal dunia, ada yang melahirkan dan sebagainya, makanya data yang ada harus selalu diupdate,” jelasnya.
Lebih lanjut Makmur Marbun mengatakan, Statistik Sektoral memegang peranan penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data di berbagai instansi pemerintah.
Data statistik yang akurat, terkini, dan mudah diakses menjadi kunci untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran dan efektif.
Dalam rangka mewujudkan satu data indonesia, pemerintah kabupaten PPU tambah dia, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik di semua tingkatan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Coaching Metadata Statistik Sektoral ini.
“Metadata adalah informasi yang mendeskripsikan suatu data, sehingga data tersebut dapat dipahami, diakses, dan digunakan dengan mudah. Metadata yang baik akan membantu pengguna data untuk menemukan, memahami, dan menggunakan data dengan benar,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini Makmur Marbun juga mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU untuk berkomitmen dalam meningkatkan kualitas data statistik di instansi masing-masing.
Metadata dan Rekomendasi kegiatan Statistik menjadi salah satu indikator penilaian dalam pelaksanaan kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang akan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS).
“Kepada para narasumber, saya ucapkan terima kasih atas kesediaannya untuk berbagi ilmu dan pengetahuan dalam kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, saya harap dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas data statistik di Kabupaten PPU,” katanya.
Kepala Diskominfo PPU, Khairudin mengatakan bahwa kegiatan Coaching Metadata Statistik Sektoral kabupaten PPU dilaksanakan dalam rangka memberikan dukungan dan pendampingan produsen data, dalam penyelenggaraan satu data sesuai dengan amanat Peraturan Bupati (Perbup) tentang penyelenggaraan satu data Indonesia di Kabupaten PPU. (Adv/*DiskominfoPPU)