Nani mengungkapkan uang yang disimpan untuk biaya masuk anak kuliah ikut terbakar. Saat itu dirinya lebih dulu menyelamatkan anak-anak daripada harta benda yang dimiliki. “Kalau nggak makan nggak apa-apa. Sekolah anak-anak dan tempat tinggal yang penting,” terangnya.
Ibu lima orang anak ini tidak memiliki apa-apa, semua habis terbakar. Dirinya meminta pemerintah bisa membantu anak-anaknya sekolah dan mempunyai tempat tinggal.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud turut sedih atas musibah yang terjadi ini. Dirinya pernah merasakan yang dialami warga saat masih duduk di bangku kelas 2 SD di tahun 1984 di Kampung Baru.
“Jadi saya tau betul perasaan ibu, saya pernah mengalami. Pemerintah akan membantu sewa rumah, sekolah anak nanti pemerintah yang pikirin. Setelah itu akan kita pikirkan selanjutnya,” terangnya.

Pemerintah akan membantu tempat tinggal sementara selama setahun, sambil nantinya bisa membangun rumah. “Ibu biar tenang dulu, supaya ibu bisa bangun rumah,” katanya.
Untuk pendidikan anak-anak sekolah mulai buku maupun seragam sekolah akan dijamin pemerintah. Termasuk, kebutuhan laptop untuk anak yang kuliah akan dibantu. “Nanti pak RT data berapa yang sekolah dan kuliah,” sebutnya.






