Dengan dipilihnya Provinsi Kalimantan Timur sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2024, diharapkan dapat memperkuat citra Kaltim sebagai daerah yang ramah dan mendukung budaya serta agama.

Hal ini akan memberikan keuntungan bagi pariwisata, ekonomi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut.
Selain itu, kegiatan MTQ juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan dan pengembangan tilawatil Qur’an di Indonesia secara keseluruhan.
Dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 321 Tahun 2024, disebutkan bahwa ada tujuh cabang dan golongan yang akan dipertandingkan dalam kompetisi MTQ .
Berikut 7 Cabang MTQ Tingkat Nasional XXX 2024 yang dilombakan :
-
Seni Baca Alquran
-
Qiraat
-
Hafalan
-
Tafsir
-
Fahmil Quran
-
Syarhil Quran
-
Seni Kaligrafi Alquran
Ketujuh cabang ini memungkinkan peserta untuk mengeksplorasi dan memperkaya pemahaman mereka tentang Alquran melalui berbagai teknik dan keterampilan yang diperlukan.
Cabang Seni Baca Alquran terdiri dari enam golongan, yaitu Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa, Tuna Netra, dan Qiraat Sab’ah Mujawwad. Sedangkan Cabang Qiraat mempertandingkan dua golongan, yaitu Qiraat Sabah Murottal Remaja dan Qiraat Sabah Murottal Dewasa.
Untuk Cabang Hafalan Alquran, terdapat lima golongan yang akan dipertandingkan, yaitu 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, serta golongan 10, 20, dan 30 Juz. Sedangkan Cabang Tafsir Alquran melombakan tiga golongan, yakni Tafsir Bahasa Arab, Tafsir Bahasa Indonesia, dan Tafsir Bahasa Inggris.
Sementara itu, Cabang Fahmil dan Cabang Syarhil Quran akan dipertandingkan untuk regu putra dan putri. Dan terakhir, Cabang Seni Kaligrafi Alquran akan mempertandingkan lima nomor, yaitu Naskah (penulisan Buku), Hiasan Mushaf, Golongan Dekorasi, Kontemporer, dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran.
MTQ Tingkat Nasional XXX adalah acara tahunan yang melibatkan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.





