BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Syafruddin, S.Pd memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan empat pilar kepada warga Jalan Dua Gang Bengawan RT 16 Kelurahan Gunung Samarinda (Gurinda), Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Sabtu (4/3/2023) malam.
Sebagai narasumber dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan adalah Wakil Kasat Binmas Polres Balikpapan, AKP H Joko Sunarto. Turut hadir, Ketua LPM Kelurahan Gunung Samarinda, Halili Adi Negara dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Samarinda, Bripka I Komang A.S.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PKB Kaltim mengatakan kedatangan dirinya di lingkungan RT 16, dalam rangka menunaikan tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim.
Lembaga DPRD Provinsi telah memutuskan dan menyepakati tugas dan kewajiban untuk mengingatkan kepada masyarakat tentang empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Kenapa DPRD Provinsi Kaltim gencar melakukan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan, khususnya empat pilar, karena semakin tahun kondisi bangsa dalam keadaan tidak baik-baik saja,” terangnya.
Ada kondisi, ruang yang tidak enak, lanjutnya karena tumbuh kembangnya paham radikalisme yang mencoba, untuk merongrong wibawa bangsa dan negara ini, dengan paham yang sangat bertentangan dengan nilai Pancasila dengan ada istilah wacana mendirikan negara Islam atau khilafah.
“Kenapa khilafah ini tumbuh dan berkembang, karena kesadaran sebagai warga negara menurun tentang nasionalisme, wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai perjuangan, para pendiri bangsa ini yang telah mengorbankan segala-galanya untuk memperjuangkan bangsa Indonesia,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim.
Meskipun, tau bahwa negara dilahirkan dari para pendahulu yang berlatar belakang suku bangsa dan agama yang berbeda, sehingga persatuan dan kesatuan terus dirawat dan dipelihara.
“Ini adalah kekuatan Bangsa Indonesia sebagai perekat, yang menjadi pondasi kita serta modal kita untuk merawat dan menjaga kebhinekaan, persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.