Untuk diketahui, selain pesona hutan mangrove, Desa Pasir Mayang juga memiliki potensi wisata religi dari Makam Buara Daya dan Makam Penyebar Islam pertama di Kabupaten Paser, yakni Makam Syekh Abdul Rahman yang bergelar Imam Pawa.
Tidak itu saja, sebagian warga Desa Pasir Mayang adalah pengrajin kapal tradisional. Ini juga merupakan potensi wisata yang layak dikembangkan.
Apalagi warga Desa Pasir Mayang juga terampil mengolah produk khas desa pesisir. Seperti petis, krupuk, ronto, ikan kering, dan amplang.
Bagi pengunjung sepertinya belum lengkap, apabila tidak membawa pulang produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser Muksin, Kamis (23/2/2022), mengapresiasi upaya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pasir Mayang dalam mengembangkan destinasi wisata desanya.
“Makanya Pokdarwis Desa Pasir Mayang sempat terpilih sebagai juara provinsi dan mewakili Kaltim di lomba tingkat nasional,” kata Muksin.





