GPMB Hadir di Kota Balikpapan Untuk Tingkatan Gerakan Minat Membaca 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2022-2026 saat audiensi di Balai Kota Balikpapan,Ruang VIP Balai Kota Balikpapan pada hari Selasa (17/1/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2022-2026 saat audiensi di Balai Kota Balikpapan,Ruang VIP Balai Kota Balikpapan pada hari Selasa (17/1/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2022-2026 melakukan audiensi dengan Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, yang diwakilkan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo.

Audiensi GPMB yang dipimpin Ida Prahastuty, berlangsung di Ruang VIP Balai Kota Balikpapan pada hari Selasa (17/1/2023), dalam rangka memperkenalkan para pengurus dan juga program-program yang nantinya bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Tujuan kedatangannya untuk memastikan kepada Pemkot Balikpapan bahwa GPMB ini ada di Kota Balikpapan, yang merupakan organisasi berstruktur dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota hingga sampai Kecamatan dan Kelurahan.

“Kita tidak sedang membicarakan indeks minat baca tapi bagaimana masyarakat semakin  termotivasi, untuk melakukan gerakan minat baca baik dari lingkungan keluarga, anak usia dini sampai dengan anak di bangku SMA,” terangnya.

Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2022-2026 Foto Bersama saat audensi di Balai Kota Balikpapan,Ruang VIP Balai Kota Balikpapan pada hari Selasa (17/1/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) periode 2022-2026 Foto Bersama Usai audensi di Balai Kota Balikpapan,Ruang VIP Balai Kota Balikpapan pada hari Selasa (17/1/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Program awal yang akan dilakukan GPMB akan melakukan identifikasi kepengurusan di tingkat Kecamatan hingga tingkat ranting dan mengidentifikasi wilayah-wilayah mana yang menjadi strategis untuk dilakukan pemetaan.

“Yang perlu perpustakaan, masyarakat minat baca kurang. Itu yang pertama kali lakukan dan juga menyampaikan bahwa semua masyarakat harus rajin-rajin melakukan literasi,” ujarnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.