“Dan saya harap pelaksanaan kongres luar biasa ini berjalan dengan baik dan digelar sesuai mekanisme dan ketentuan. Yaitu sesuai AD/ART PSSI,” terangnya.
Serta juga menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa hormat kepada Pemkab dan KONI Kubar, dan seluruh pengurus klub sepak bola di Kubar.
“Mudah-mudahan hari ini, melalui KLB pertama ini, mengawali besarnya PSSI Kutai Barat. PSSI sebagai wadah yang benar dan dewasa di Cabang Olahraga sepak bola,” bebernya.
Kemudian disampaikan pula oleh Sekretaris umum Asprov PSSI Kaltim HM Said Amin mengatakan bahwa pelaksanaan kongres ini adalah menentukan siapa Ketua PSSI kubar untuk periode 2022-2026 mendatang dan pada kongres ini ada dua calon yang mendaftar, yakni Teddy Rakhmat dan Yohanes Tino T. Yang mana telah melalui komite pemilihan berdasar hasil rapat dan verifikasi berkas calon,
“Kongres ini sangat penting, merupakan komitmen bersama untuk pembenahan PSSI Kubar. Terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya kongres ini,” kata Edo Chairany mengakhiri sambutan tertulis Ketua Asprov PSSI Kaltim, Said Amin.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Ketua KONI Kubar Tobias menjabarkan bahwa sebelum pelaksanaan kongres ini telah membuka pendaftaran Calon Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Barat, yakni selama dua hari mulai tanggal 15–16 September 2022.
Dan pada kongres ini benar adanya tidak dilaksanakan voting dikarenakan hanya 1 calon yang lolos verifikasi. Oleh sebab itu pada hasil kongres ini ialah menetapkan, Teddy sebagai ketua Askab PSSI Kubar periode 2022 – 2026 mendatang.
“Meski sempat diwarnai aksi protes, bahkan walkout dilakukan sejumlah pemilih hak suara atau voter, pelaksanaan Askab PSSI Kubar terus berjalan. Dan bagi Ketua Askab yang baru ini diharapkan agar dapat melaksanakan cita-cita PSSI Kubar yakni membina sepak bola di wilayah Kutai Barat terus maju berpartisipasi dalam berbagai event, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” ujar Tobias.







