“Masuk rumah sakit 11 Juni 2022, kita terima info meninggalnya 15 Juni 2022 berarti lima hari dilakukan perawatan,” ungkapnya.
Meskipun kasus DBD ini masih tinggi di tahun lalu, tetapi untuk saat ini sudah mulai nampak adanya kenaikan sehingga masyarakat tetap waspada. “Jangan lewat dari tahun lalu baru bergerak,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi agar kasus DBD tidak semakin meningkat, Wali Kota Balikpapan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), agar setiap Kecamatan dan Kelurahan melakukan kerja bakti massal dan pemberantasan sarang nyamuk setiap hari Jumat Sabtu dan Minggu.
“Jadi dipilih harinya sekali seminggu,” sebutnya.
Ia mengimbau ke masyarakat, agar SE Wali Kota itu bisa dilaksanakan bersama-sama, sehingga lingkungan selalu bersih dan masyarakat pun menjadi sadar akan pentingnya kebersihan.
“Jadi bukan hanya saat diadakan kegiatan saja melainkan setiap minggu diupayakan,” pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Niken)




