Jumadi pun menegaskan bahwa untuk jumlah penumpang yang berangkat ini tidak melebihi dari kapasitas total, Sebab akan rawan untuk risiko yang tidak diinginkan.
Oleh karenanya setelah kapal terisi penuh, diharuskan segera berangkat.
Dengan lebih awalnya keberangkatan kapal ini membuat beberapa penumpang pun terpaksa menunggu kapal selanjutnya yang berasal dari Mahakam Ulu (Mahulu).
Karena armada kapal sungai yang berangkat dari Pelabuhan Melak ini setiap harinya hanya ada dua (2).
“Satu kapal dari Kubar dan satu lagi dari Mahulu untuk setiap harinya. Jadi, kalau penumpang yang tidak kebagian untuk jadwal pertama, terpaksa harus menunggu jadwal kedua yang berangkat sekitar pukul 19.00-19.30 wita,” tandasnya.
(BorneoFlash.com/Niken)








