Seperti halnya, penularan yang terjadi pada peserta didik di sekolah. Penularan terjadi berawal dari pelaku perjalanan yang berasal dari keluarga di rumah.
Orang yang melakukan perjalanan terinfeksi virus Covid 19 dari perjalanannya dan pulang ke rumah langsung kontak keluarga.
Walaupun memang sebelum naik pesawat melakukan pemeriksaan test antigen, tetapi itu tidak berarti 100 persen negatif. Bisa jadi pada saat itu masih kondisi awal terpapar belum terdeteksi oleh test antigen.
Kemudian naik pesawat sampai datang ke Balikpapan berkembang masa inkubasi atau tertular di perjalanan atau tertular di pesawat.
Oleh karenanya, masyarakat harus dapat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Kalau memang tidak bisa membatasi perjalanan atau perjalanan tidak bisa ditunda dan harus tetap berangkat, pulangnya harus hati-hati.
“Pandai memanajemen diri, bahwa saya berpotensi menularkan ke keluarga sehingga sampai di rumah terapkan benar-benar protokol kesehatan. Kalau bisa isolasi mandiri terlebih dahulu,” urainya.
(BorneoFlash.com/Niken)






