BorneoFlash.com, SENDAWAR – Banjir yang beberapa waktu lalu sempat merendam Kampung Muara Beloan Kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Kini diketahui sudah mulai surut dan tidak begitu mengkhawatirkan. Namun, masyarakat masih diminta tetap waspada dan jangan lengah, sebab curah hujan yang cukup tinggi masih sering terjadi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
“Sudah turun/surut airnya. Sebagian jalan kampung juga sudah mulai timbul dan tidak lagi terendam air. Walaupun ada beberapa diantaranya yang masih tergenang air,” kata salah satu warga kampung, Lukman saat di hubungi pada Selasa (1/6/2021).
Ditambahkan oleh Kepala Adat Kampung Muara Beloan, Hermadi saat dihubungi selasa (1/6/2021).
Akses jalan di dalam kampung hingga saat ini memang sudah bisa dilintasi oleh kendaraan. Tetapi untuk akses menuju ibu kota kabupaten melalui jalur darat saat ini masih terendam air.
“Ketinggian airnya masih sekitar 50-65 cm. Mudah-mudahan air bisa terus turun/surut dan hujan deras tidak lagi terjadi. Karena sewaktu-waktu air sungai bisa meluap kembali pada saat kondisi seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, kampung yang dihuni oleh 217 kepala keluarga dan 812 jiwa ini juga diketahui telah mendapatkan bantuan sembako untuk bisa meringankan beban saat banjir hampir merendam rumah warga beberapa hari lalu.
Dimana bantuan tersebut berasal dari perusahaan tambang yang juga beroperasi di sekitar permukiman warga.
“Ada dapat bantuan dari perusahaan sini. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dari pihak perusahaan. Semoga ini juga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lainnya yang beroperasi di Kubar kepada para korban bencana seperti kami ini,” tutupnya.
(BorneoFlash.com/Lilis)






