BMKG Sebut Masih Berpotensi Cuaca Ekstrim di Balikpapan Hingga 20 Mei Mendatang

oleh -
Koordinator data dan informasi BMKG Balikpapan,  Mulyono Leo Nardo. Foto : BorneoFlash.com/DOK.
Koordinator data dan informasi BMKG Balikpapan,  Mulyono Leo Nardo. Foto : BorneoFlash.com/DOK.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan menyebut untuk prospek cuaca 1 Minggu kedepan, masih berpotensi terjadi cuaca ekstrim di Kalimantan Timur khususnya di Balikpapan hingga 20 Mei mendatang.

Hal tersebut diutarakan Koordinator data dan informasi BMKG Balikpapan,  Mulyono Leo Nardo pada Senin (17/5/2021).

Dia katakan untuk Balikpapan, dari 14 Mei 2021, MJO diperkirakan akan cenderung berada pada fase 2 dan 3 (Indian Ocean) selama akhir pekan ini namun dengan intensitas lemah, beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan masih mengalami peningkatan intensitas hujan hingga akhir pekan ini. 

Pada awal pekan depan MJO akan cenderung berada dalam kondisi netral dan tidak berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan di Indonesia.

Aktivitas gelombang atmosfer lainnya seperti Equatorial Rossby dan Kelvin pada akhir pekan ini hingga awal pekan depan terpantau masih cukup aktif di Sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan dan Papua. 

“Kondisi ini akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kondisi cuaca pada periode ini akan didominasi dengan cerah hingga berawan di Sebagian besar Jawa, Bali, NTB, dan NTT. Dan sementara itu, potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat akan banyak terdapat di wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Bengkulu, Jambi, Riau, Kep. Riau, dan Kep. Babel hingga awal pekan depan; Kalbar, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara pada akhir pekan ini.

“Kondisi cuaca pada periode 14 s.d 20 Mei 2020 akan didominasi dengan berawan, hujan ringan hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur.” bebernya.

Wilayah yang berpotensi terjadi nya hujan ringan – lebat disertai angin kencang dan disertai kilat/guntur diperkirakan hampir terjadi di sebagian besar wilayah di Kalimantan Timur Bagian Utara (Berau), Kalimantan Timur Bagian Timur (Bontang, Kutai Timur, Samarinda, dan Kutai Kartanegara bagian Timur. Kalimantan Timur  Bagian Barat (Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Kutai Kartanegara bag. Barat) Dan Kalimantan Timur Bagian Selatan (Balikpapan, PPU dan Paser).

Baca Juga :  DPRD Balikpapan Raih Opini WTP atas LKPD Tahun 2023 dari BPK RI Perwakilan Kaltim 

“terjadi pada dini hari hingga pagi hari,” tambahnya.

Informasi Prakiraan Tinggi Gelombang di wilayah, untuk Perairan Balikpapan, Perairan Samarinda – Bontang, Perairan Kalimantan Utara dan Selat Makassar  diprakirakan  Tenang 0.0 -0.5 hingga Rendah 0.5 – 1.25 m. 

Untuk itu, dalam hal ini pihaknya mengimbau kepada masyarakat  agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrim (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll).

“Dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu kedepan di wilayah Kalimantan Timur,” pungkasnya. 

(BorneoFlash.com/Eko)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.