BorneoFlash.com, UJOH BILANG – Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kembali melakukan kegiatan bakti sosial di dalam bulan suci Ramadhan.
Dimana kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan pada setiap hari Jumat dan sudah tiga kali dilakukan di beberapa kampung di wilayah Kabupaten Mahulu.
“Bersama dengan beberapa Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita yang dikomandani oleh Letkol Inf Indar Irawan S.E,,M.Han. Kita lakukan kegiatan untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan kegiatan buka puasa bersama serta membagikan makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat,” kata ketua panitia sekaligus ketua harian KKSS, Muslimin saat berhasil dikonfirmasi pada Minggu (2/5/2021) lalu.
Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan untuk ketiga kalinya yang dilaksanakan di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Mahulu. Kurang lebih sekitar 300 makanan untuk berbuka puasa yang dibagikan kepada masyarakat sekitar. Yang mana disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar.
“Namun pelaksanaannya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, kita tidak ingin menambah klaster baru. Sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kedisiplinan,” tambahnya.
Kegiatan kali ketiga tersebut sebenarnya direncanakan untuk diadakan di Kampung Ujoh Bilang, akan tetapi karena kampung tersebut saat ini dalam pengetatan pengawasan. Sehingga terpaksa dialihkan ke Kampung Long Melaham dan untuk kegiatan keempat nanti baru akan menyasar di masyarakat yang berada di kawasan ibu kota kabupaten tersebut.
“Untuk kegiatan pada Jumat terakhir di bulan puasa nanti baru dilaksanakan di Kampung Ujoh Bilang, akan tetapi kita hanya menyerahkan makanan untuk berbuka puasa saja. Tidak lagi dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama,” imbuhnya.
Berdiri sejak tahun 2015 lalu, paguyuban ini terus intens melakukan berbagai kegiatan di dalam masyarakat. Agar tali persaudaraan bisa terus terjalin dengan seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Mahulu. Dengan memegang erat pepatah, “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”.
Serta diharapkan melalui paguyuban yang sudah terbentuk ini, menjadi wadah dalam menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan mencegah timbulnya perselisihan.
“Kedepannya, kita juga merencanakan mengadakan kegiatan positif lainnya untuk masyarakat di Mahulu. Sambil melihat kondisi perkembangan penyebaran Covid-19 di kabupaten. Serta berdoa dan berharap situasi pandemi ini bisa segera berakhir dengan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya.
(BorneoFlash.com/Tony)