Dengan hasil PUT V ini, posisi capital adequacy ratio (CAR) Bank Bukopin naik menjadi 14%. Sementara di kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono menyatakan bahwa proyeksi kedepan, CAR ini akan naik seiring dengan realisasi dari private placement yang akan dilakukan oleh Kookmin. “Bila hal ini dilakukan (private placement) makan posisi CAR Bukopin diprediksi ada dikisaran 16 – 17 persen.” terang Rivan.
“Oleh karena itu, kami berharap agar para pemegang saham dapat mendukung rencana penguatan modal ini dengan menyetujui rencana PMTHMETD pada RUPSLB tanggal 25 Agustus nanti, karena akan berdampak sangat baik bagi Perseroan, seluruh shareholder dan stakeholder ke depannya,” tambahnya.
Banyak pihak menilai bahwa private placement yang akan dilakukan oleh KB Kookmin Bank adalah sebuah bentuk komitmen dan keseriusan KBFG untuk berinvestasi di Indonesia. “Kisaran CAR diangka 16-17 % tersebut ekuivalen dengan kepemilikan Kookmin dikisaran 67%. Ditengah pandemi seperti ini, tentu ini menjadi bukti bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik sangat baik bagi investor untuk berinvestasi, apalagi untuk pengembangan sektor ritel ke depannya,” papar Rivan melalui Video Conference di Jakarta kemarin.
Setelah melalui PUT V yang pelaksanaannya sukses serta mencatat minat publik yang tinggi, Bank yang baru saja diumumkan ikut masuk ke dalam Top 1.000 World Bank versi The Bankers akhirnya memiliki Pemegang Saham Pengendali dengan kepemilikan diatas 25% yang oleh banyak pihak dinilai sangat baik bagi perjalanan bisnis kedepannya.(*)






