Evaluasi Penanganan Sampah Lebaran, Pemkot Samarinda Klaim Berjalan Terkendali

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Pengangkutan sampah di salah satu TPS di Jl Pelita. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Pengangkutan sampah di salah satu TPS di Jl Pelita. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan peninjauan terhadap sistem penanganan sampah selama momentum Idulfitri. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan efektivitas pengelolaan limbah di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama hari raya.

 

Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa secara keseluruhan penanganan sampah tahun ini menunjukkan hasil yang cukup optimal. Hal tersebut tidak terlepas dari keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah yang turut berperan dalam pengelolaan di lapangan.

 

Sebelum Idulfitri, Pemkot Samarinda telah mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah dengan menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Samarinda Nomor 600.1.15.2/0772/100.12 tentang Bersih Sampah Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. 

 

Kebijakan tersebut mengatur pola pembuangan sampah pada H-1 serta skema penampungan selama dua hari setelahnya.

 

Marnabas mengungkapkan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan tahun ini. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian khusus.

 

“Secara umum pelaksanaan pengelolaan sampah berjalan dengan baik karena melibatkan berbagai perangkat daerah. Namun demikian, terdapat 23 titik yang masuk dalam kategori prioritas penanganan,” ujarnya, pada Selasa (24/3/2026).

 

Dalam pelaksanaannya, Dinas Lingkungan Hidup tidak bekerja sendiri. Sejumlah instansi lain seperti Dinas PUPR, BPBD, hingga jajaran kecamatan dan kelurahan turut dilibatkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.

 

Pengawasan juga diperketat di beberapa kawasan strategis, termasuk di sepanjang jalur Ring Road. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah, terutama di area yang rawan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.