BorneoFlash.com, DOHA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menyatakan Iran siap menyerang fasilitas utama milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Ia menegaskan langkah itu merupakan balasan yang sah atas agresi kedua negara tersebut.
“Semua target utama AS dan Israel di kawasan ini akan menjadi sasaran kami,” kata Baghaei kepada Al Jazeera.
Ia menegaskan Iran memiliki hak untuk membela diri. Karena itu, Teheran menargetkan fasilitas militer yang melancarkan serangan terhadap Iran.
Sementara itu, pada Sabtu pagi (28/2/2025), Israel Ministry of Defense mengumumkan Israel telah menyerang Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.
Menurut laporan Reuters, Amerika Serikat juga menyerang sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut.
Sebagai balasan, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meluncurkan gelombang pertama roket ke Israel. Iran juga menembakkan rudal dan drone ke wilayah Israel.
Selain itu, Iran menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. (*)






