BorneoFlash.com, KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menegaskan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar harus memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kehadiran investasi di daerah tidak boleh hanya berfokus pada eksploitasi potensi sumber daya, tetapi juga harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Perusahaan hadir di Kukar tentu memanfaatkan sumber daya yang ada. Maka sudah sewajarnya masyarakat lokal juga mendapat prioritas dalam kesempatan kerja,” tegasnya, pada Selasa (24/2/2025).
Aulia menilai, transparansi dalam proses rekrutmen menjadi hal penting agar peluang kerja dapat diakses secara adil dan terbuka. Ia tidak ingin informasi lowongan hanya beredar terbatas tanpa diketahui masyarakat luas.
“Jangan sampai proses rekrutmen tertutup atau hanya diketahui kalangan tertentu. Ini harus terbuka supaya warga punya kesempatan yang sama,” ujarnya.
Ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk aktif melakukan pengawasan serta memastikan perusahaan benar-benar memprioritaskan tenaga kerja asal Kukar, khususnya usia produktif yang telah memiliki kompetensi dan sertifikasi pendukung.
“Kita ingin investasi yang masuk benar-benar memberi efek berganda. Ekonomi tumbuh, perusahaan berkembang, dan masyarakat lokal ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Langkah tersebut, lanjut Aulia, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah pesatnya perkembangan sektor industri.
“Pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan warga. Itu yang terus kita dorong,” pungkasnya.






