BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Momentum Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimaknai sebagai refleksi panjang perjalanan kaderisasi dan pengabdian bagi bangsa.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan HMI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan kawah candradimuka lahirnya calon-calon pemimpin masa depan.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan selamat Milad ke-79 untuk HMI. Tujuh puluh sembilan tahun bukan usia yang singkat. Ini adalah jejak panjang pengabdian, pemikiran, dan perjuangan yang telah mewarnai perjalanan bangsa Indonesia,” ujar Bagus dalam sambutannya, saat menghadiri kegiatan Milad ke-79 HMI, di Rumah Wakil Wali Kota Balikpapan, pada Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, HMI telah melahirkan banyak tokoh bangsa yang berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, akademik, ekonomi hingga gerakan sosial kemasyarakatan.
Nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas yang dirawat dalam proses kaderisasi HMI dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter kepemimpinan.

Di tengah dinamika global dan nasional yang semakin kompleks, peran mahasiswa dinilai semakin strategis. Bagus menyebut Indonesia, termasuk Balikpapan, tengah menghadapi tantangan geopolitik, transformasi ekonomi, disrupsi teknologi, hingga persoalan sosial di tingkat lokal.
“Kondisi ini menuntut pemikiran yang jernih, sikap yang bijak, dan keberanian moral. Mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga penjaga nurani publik. Kritis itu penting, tetapi harus dibingkai dengan etika, data, dan semangat membangun,” tegasnya.





