Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Ubah Sistem Pilpres

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (19/1/2026). FOTO: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (19/1/2026). FOTO: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am.

BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh pembahasan sistem pemilu diarahkan pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

 

Prasetyo menegaskan pemerintah menghormati perbedaan pandangan partai politik mengenai sistem pemilu ke depan.

 

Pemerintah juga rutin berkoordinasi dengan DPR RI dan Komisi II DPR RI untuk mencermati berbagai wacana publik, khususnya terkait sistem pemilihan kepala daerah.

 

Ia mengapresiasi DPR RI dan Komisi II DPR RI yang telah menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pemilu serta membuka ruang partisipasi publik secara berkala.

 

Prasetyo menegaskan wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD belum masuk pembahasan resmi dan belum tercantum dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

 

Ia memastikan pemerintah tidak berencana mengubah sistem pemilihan presiden dan wakil presiden. Rakyat tetap memilih presiden dan wakil presiden secara langsung, bukan melalui MPR. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.