BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Sekitar 1.000 simpatisan yang tergabung dalam Komunitas Muslim Bersatu Balikpapan menggelar Aksi Bela Palestina, pada Ahad (16/11/2025).
Aksi dimulai dengan long march dari Lapangan Parkir Azko Balikpapan Permai menuju Simpang Tiga depan Plaza Balikpapan.
Long march yang dimulai pukul 08.00 Wita itu dipenuhi peserta yang membawa spanduk dan poster berisi seruan solidaritas, seperti “Jangan Lupakan Palestina”, “Kirim Tentara Selamatkan Palestina”, hingga “Jihad Needs Khilafah”. Peserta juga menyoroti isu politik global terkait solusi konflik Palestina.

Setibanya di depan Simpang 3 Plaza Balikpapan, massa melanjutkan aksi dengan orasi-orasi yang mengajak masyarakat terus bersuara mendukung perjuangan rakyat Palestina. Panitia juga membentangkan backdrop bertuliskan “Two State Solution = Haram”.
Aksi ini mengangkat tema “Umat Bersatu Bebaskan Al-Aqsa dan Palestina.”
Koordinator acara, Hannes, dalam orasinya menyampaikan beberapa poin sikap komunitas, antara lain: Mengingatkan umat Islam dan masyarakat Balikpapan bahwa Palestina hingga kini belum merdeka dan menyerukan kesadaran global bahwa perjuangan rakyat Palestina belum selesai.
Dia mewakili para simpatisan mengklaim bahwa tindakan genosida yang terjadi di Palestina nyata dan memakan jutaan korban, termasuk perempuan dan anak-anak dan menyatakan bahwa gencatan senjata yang berlangsung tidak sepenuhnya dihormati.

Kemudian mendesak pemerintah Indonesia dan dunia internasional untuk mengambil langkah tegas menghentikan penindasan terhadap rakyat Palestina dan menyampaikan penolakan terhadap solusi dua negara, yang menurut mereka tidak memberikan penyelesaian dan justru berpotensi memicu konflik baru.
Aksi berlangsung damai hingga selesai pada pukul 11.00 Wita dan setelah aksi para simpatisan bersama kepolisian yang berjaga menjaga kebersihan tempat orasi.





