BorneoFlash.com, KUKAR – Keluhan pedagang terkait kondisi atap Pasar Mangkurawang di Kecamatan Tenggarong yang kerap bocor saat hujan akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).
Perbaikan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan dijadwalkan mulai dilakukan pada triwulan kedua tahun ini.
Kerusakan pada plafon pasar membuat air hujan sering menetes ke dalam area dagang. Situasi tersebut dinilai mengganggu aktivitas jual beli karena beberapa lapak pedagang ikut terdampak saat hujan turun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah perbaikan untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Rencananya pada triwulan II, sekitar April sampai Juni, kita akan memperbaiki kerusakan yang ada di Pasar Mangkurawang,” ucap Sayid Fathullah, pada Senin (30/3/2026).
Menurutnya, persoalan kebocoran atap pasar juga sempat disampaikan pedagang kepada Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat melakukan peninjauan stok dan harga bahan pangan di pasar tersebut beberapa waktu lalu.
Fathullah menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan perbaikan pada sebagian bagian bangunan.

Namun pengerjaan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena anggaran pada tahun 2025 terdampak kebijakan efisiensi.
“Karena itu perbaikan dilakukan bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran,” jelasnya.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap kondisi Pasar Mangkurawang dapat menjadi lebih nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja. (*)







