BorneoFlash.com, SAMARINDA – Upaya menampung aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah menghadapi tantangan keterbatasan anggaran di Kalimantan Timur (Kaltim).
Di tengah proyeksi penurunan kapasitas fiskal, DPRD tetap berupaya memastikan seluruh usulan warga dapat terakomodasi secara sistematis.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan penyusunan kamus usulan yang memuat 161 aspirasi masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota.
Dokumen tersebut merupakan rangkuman pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.
“Dokumen kamus usulan disusun sebagai kompilasi aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh anggota DPRD di seluruh wilayah kabupaten dan kota,” ujarnya pada Sabtu (28/3/2026).
Ia menjelaskan, setiap usulan tidak dapat langsung dijalankan sebagai program mandiri, melainkan harus diselaraskan dengan rencana kerja perangkat daerah agar dapat masuk dalam sistem perencanaan pembangunan.
Selain itu, aspirasi juga berpeluang diakomodasi melalui skema Bantuan Keuangan maupun program prioritas pemerintah provinsi.






