Berdasarkan wilayah, kasus kecelakaan tersebar di berbagai daerah, dengan Penajam Paser Utara mencatat jumlah tertinggi sebanyak 8 kejadian, disusul Kutai Barat 5 kejadian.
Dari sisi korban, total 48 orang terdampak kecelakaan, dengan mayoritas berasal dari kalangan pekerja swasta dan masyarakat umum.
Lonjakan kecelakaan ini sejalan dengan tingginya volume kendaraan selama periode operasi. Polda Kaltim mencatat sebanyak 187.075 kendaraan melintas di ruas tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) dan akses tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Angka ini menunjukkan intensitas pergerakan masyarakat yang cukup tinggi selama momen Lebaran.
Untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, kepolisian mengedepankan kombinasi penindakan dan pencegahan. Selama operasi, tercatat 854 tilang elektronik (ETLE) telah diterbitkan, serta 2.936 teguran diberikan kepada pelanggar.
Di sisi lain, upaya edukasi juga masif dilakukan melalui 13.870 kegiatan penyuluhan dan 15.599 penyebaran materi sosialisasi.
Sementara kegiatan preventif seperti pengaturan lalu lintas, penjagaan, patroli, dan pengawalan mencapai total 21.656 kegiatan.
Ahmad Yanuari menegaskan, tingginya angka kecelakaan menjadi catatan penting bagi semua pihak, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas.
“Keselamatan di jalan sangat bergantung pada perilaku pengendara. Ini yang terus kami dorong agar angka kecelakaan bisa ditekan,” pungkasnya. (*)







