Pantai Manggar Diserbu Wisatawan, Libur Lebaran Jadi Penggerak Ekonomi Warga

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Pantai Manggar Segarasari. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pantai Manggar Segarasari Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Lonjakan kunjungan wisata di momen libur Lebaran 2026 tak hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Hal ini terlihat jelas di kawasan Pantai Manggar Segarasari, yang menjadi magnet utama wisata keluarga di Balikpapan.

 

Dalam dua hari terakhir, jumlah pengunjung meningkat tajam. Pada Sabtu (21/3/2026), tercatat 1.003 orang mengunjungi pantai ini. Namun sehari kemudian, pada Minggu (22/3/2026), jumlah tersebut melonjak drastis menjadi 5.227 orang lebih dari lima kali lipat.

 

Kenaikan ini juga tercermin dari jumlah kendaraan yang masuk. Dari 282 unit pada hari pertama, meningkat menjadi 1.385 unit di hari berikutnya, didominasi sepeda motor dan mobil pribadi.

 

Kepala UPTD Pantai Manggar, Yusdi Linting, menyebut lonjakan ini sebagai fenomena tahunan yang selalu terjadi saat libur panjang, khususnya Lebaran. Namun, peningkatan tahun ini dinilai cukup signifikan dalam waktu singkat.

 

“Ini menunjukkan Pantai Manggar masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur bersama keluarga,” ujarnya, pada Senin (23/3/2026).

 

Di balik ramainya kunjungan, dampak ekonomi langsung mulai dirasakan oleh warga sekitar. Pedagang makanan, penyedia jasa sewa tikar, hingga pelaku usaha kecil lainnya ikut merasakan peningkatan pendapatan seiring membludaknya wisatawan.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari pengaturan arus kendaraan, peningkatan kebersihan, hingga penambahan petugas di lapangan.

 

Meski demikian, pengunjung tetap diimbau untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan, serta mengutamakan keselamatan, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak.

 

Pantai Manggar sendiri selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan dengan akses mudah, panorama alam yang menarik, serta fasilitas yang mendukung wisata keluarga.

 

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Atlet Muaythai, Sesuai Regulasi Jadi Tanggungan LPSK Bukan BPJS Kesehatan

Fenomena ini memperlihatkan bahwa libur Lebaran bukan hanya soal tradisi berkumpul, tetapi juga menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi lokal. Di tengah riuh tawa dan kebersamaan keluarga, geliat usaha kecil pun ikut tumbuh, menjadikan wisata sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.