Rudy pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik yang sempat terjadi, sekaligus menegaskan keterbukaan terhadap kritik.
“Kami memohon maaf dan terbuka terhadap masukan demi menjalankan amanah dengan lebih baik,” ujarnya.
Disinggung Presiden, Jadi Sorotan Nasional
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran daerah yang dinilai belum sepenuhnya efisien. Ia menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah dengan nilai mencapai Rp8 miliar.
Menurut Presiden, anggaran daerah seharusnya lebih difokuskan pada kebutuhan mendasar masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur desa.
“Banyak kebutuhan rakyat yang belum terpenuhi, tapi anggaran digunakan untuk hal yang tidak prioritas,” ujar Prabowo dalam keterangannya di Hambalang, Bogor.
Ia juga membandingkan dengan kendaraan dinas yang digunakannya sebagai Presiden, yakni mobil Maung produksi dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.
“Saya pakai mobil buatan Indonesia, tidak sampai Rp8 miliar. Kita harus efisien,” tegasnya.
Pemprov Kaltim: Proses Sudah Tuntas, Dana Dikembalikan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa secara administratif proses pengadaan telah diselesaikan.
Ia menjelaskan, dari total nilai Rp8,49 miliar, pihak penyedia hanya menerima sekitar Rp7,5 miliar, sementara sisanya merupakan pajak yang telah disetorkan ke negara.
Pemprov Kaltim kini juga tengah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk proses pengembalian dana pajak, yang diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga bulan.
Faisal menambahkan, nilai pengadaan tersebut mencakup berbagai komponen seperti pajak, bea balik nama, pengiriman, asuransi, hingga margin penyedia.
“Seluruh proses dilakukan secara transparan sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi anggaran,” pungkasnya. (*)






