Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kutai Timur.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus menjaga nilai-nilai Ramadan seperti kesabaran, kejujuran, disiplin, dan kepedulian sosial, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi.
Dalam amanat tersebut turut ditegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat pelaku UMKM, serta mendorong diversifikasi ekonomi dan pemberdayaan desa.
Momentum bonus demografi diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kutai Timur yang berakhlak, disiplin, dan berdaya saing.
Shalat Idulfitri berlangsung khidmat dan dipimpin sekaligus sebagai khotib oleh Guru H. Abdul Jalil. Sayid Anjas yang juga anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sangatta Utara, turut hadir bersama keluarga besarnya, termasuk ayahandanya H. Sayid Awing.
Momentum Idulfitri ini pun dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga, sebagai bagian dari semangat kolektif membangun Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing (*)








