Halal Bihalal Jadi Ruang Dialog Warga, Wawali Balikpapan Buka Akses Tanpa Sekat

oleh -
Editor: Ardiansyah
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat menggelar halal bihalal, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, pada Sabtu (21/3/2026). Foto: BorneoFlash/Ardian
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat menggelar halal bihalal, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, pada Sabtu (21/3/2026). Foto: BorneoFlash/Ardian
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Halal bihalal yang digelar Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, justru menjelma menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat. 

 

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, pada Sabtu (21/3/2026), menghadirkan suasana terbuka tanpa sekat.

 

Ratusan tamu dari berbagai latar belakang hadir, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, komunitas, organisasi, pelaku usaha hingga warga umum.

 

Mereka tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga memanfaatkan momen ini untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah dalam suasana santai.

 

Didampingi istrinya, Siti Kotijah, Bagus menyambut setiap tamu yang datang dengan pendekatan yang hangat dan personal. Tidak ada jarak formal yang kaku semua tamu diperlakukan setara dalam balutan nuansa kekeluargaan.

 

Dalam momen tersebut, ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri dan permohonan maaf lahir dan batin disampaikan secara langsung dan bergantian. Tradisi ini menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemimpin dan masyarakat.

 

Namun lebih dari itu, halal bihalal ini juga mencerminkan upaya membuka ruang dialog yang lebih luas. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang ringan, menyampaikan aspirasi, hingga sekadar bertukar cerita dengan wakil wali kota Balikpapan.

Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat menggelar halal bihalal, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, pada Sabtu (21/3/2026). Foto: BorneoFlash/Ardian
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat menggelar halal bihalal, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, pada Sabtu (21/3/2026). Foto: BorneoFlash/Ardian

Bagus menilai, pendekatan seperti ini penting untuk menjaga kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan pasca-Ramadan.

 

“Silaturahmi ini bukan hanya tradisi, tapi juga cara kita membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat,” ucap Bagus.

 

Kehadiran tamu dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) juga menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih luas sebagai ajang mempererat hubungan antarkomunitas di tingkat regional.

Baca Juga :  Tumbuh by Astra Financial Hadir di Balikpapan, Berikan Banyak Hadiah dan Promo Menarik

 

Konsep sederhana namun inklusif, halal bihalal ini menjadi contoh bagaimana tradisi keagamaan dapat bertransformasi menjadi ruang sosial yang produktif, menghubungkan warga, memperkuat kepercayaan, dan mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.