BorneoFlash.com, NUSANTARA – Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN), akan menggelar Salat Idulfitri berjamaah perdana pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Ibadah ini dijadwalkan dimulai pukul 06.30 WITA dan terbuka untuk masyarakat umum.
Pelaksanaan Salat Idulfitri ini menjadi momentum bersejarah, sekaligus menandai semakin hidupnya aktivitas keagamaan di ibu kota baru Indonesia.
Sebagai bagian dari rangkaian penetapan awal Syawal, kegiatan pemantauan hilal juga akan dilaksanakan di IKN pada 19 Maret 2026. Proses ini menjadi bagian dari penentuan awal bulan Syawal secara nasional.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengajak masyarakat untuk turut meramaikan pelaksanaan salat berjamaah tersebut.
“Salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka untuk umum. Kami mengajak masyarakat di IKN dan sekitarnya untuk hadir dan melaksanakan ibadah bersama di Masjid Negara,” ujarnya.

Pada pelaksanaan nanti, Prof. Dr. H. Muhammad Abzar Duraesa, M.Ag, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, akan bertindak sebagai khatib. Sementara imam salat adalah Dr. Ahmad Muzakir, dosen Universitas PTIQ Jakarta.
Sebagai cadangan, Ust. Dr. M. Aroka Fadli, SQ., M.Ag, dosen STAI Al-Muhajirin Purwakarta, juga telah disiapkan. Adapun petugas lainnya meliputi Ust. M. Rasky Raehan dan Ust. Muhammad Rifki Iksani sebagai bilal, serta Ust. Irfan Rosadi, SH.C.DAI sebagai pembawa acara.








