Tiga Kapal Sekaligus Sandar, Arus Mudik di Pelabuhan Semayang Tembus Puncak

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Situasi pelabuhan semayang Balikpapan, pada Rabu (18/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Situasi pelabuhan semayang Balikpapan, pada Rabu (18/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
banner 300×250

KM Sinabung sebagai kapal tambahan mengangkut sekitar 1.900 penumpang, dengan rute favorit menuju Surabaya yang menjadi salah satu tujuan paling diminati pemudik tahun ini.

 

Sejak dimulainya angkutan mudik pada 12 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Balikpapan terus meningkat. Secara kumulatif, jumlahnya kini mendekati 10 ribu orang.

 

Tak hanya itu, frekuensi pelayaran juga mengalami peningkatan signifikan, khususnya rute Balikpapan–Surabaya. Jika tahun lalu hanya empat kali pelayaran, tahun ini bertambah menjadi tujuh kali perjalanan.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan lanjutan, Pelni juga menjadwalkan tambahan armada KM Dorolonda pada Kamis (19/3/2026), dengan estimasi kapasitas sekitar 1.000 penumpang.

 

Meski terjadi lonjakan penumpang, operasional pelabuhan tetap berjalan lancar. Hal ini didukung koordinasi antarinstansi yang dinilai berjalan optimal, mulai dari Pelni, KSOP, hingga aparat keamanan.“Pelayanan kepada penumpang tetap terjaga berkat koordinasi yang baik,” kata Ridwan.

 

Puncak arus mudik di Pelabuhan Semayang ini menjadi gambaran tingginya mobilitas masyarakat, sekaligus menunjukkan kesiapan transportasi laut dalam mengakomodasi kebutuhan perjalanan jarak jauh selama musim Lebaran Idulfitri. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.