Ia menjelaskan, saat ini arus penumpang masih didominasi oleh warga yang berangkat dari Balikpapan menuju berbagai kota tujuan di Indonesia.
Kondisi tersebut membuat tiket penerbangan dari Balikpapan relatif sulit diperoleh dalam beberapa hari terakhir.
Namun, situasi diperkirakan akan berubah setelah Lebaran, ketika arus balik mulai dipenuhi penumpang yang kembali ke Balikpapan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Selain lonjakan penumpang, Kapolda juga menyoroti faktor cuaca yang menjadi perhatian dalam operasional penerbangan. Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras yang turun secara tiba-tiba di sejumlah wilayah sempat memengaruhi jadwal penerbangan.
Beberapa pesawat dilaporkan mengalami penundaan, pengalihan rute, bahkan putar balik demi menjaga keselamatan penerbangan.
“Memang yang menjadi salah satu faktor yang harus kita waspadai bersama adalah cuaca. Ada beberapa penerbangan yang sempat dialihkan maupun ditunda. Namun keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Meski demikian, Endar memastikan situasi keamanan dan pelayanan di Bandara Sepinggan tetap berjalan kondusif. Kepolisian bersama berbagai instansi terkait terus melakukan pengawasan selama periode mudik Lebaran.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara agar selalu memantau informasi penerbangan serta datang lebih awal ke bandara, untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat faktor cuaca.
Kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. (*)







