Dalam rangka pengamanan Lebaran tahun ini, Polda Kaltim menyiagakan sebanyak 1.975 personel gabungan.
Personel tersebut berasal dari unsur kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait yang dilibatkan dalam operasi pengamanan.
Apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak menandai kesiapan aparat dalam mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama periode Lebaran, mulai dari arus mudik, pelaksanaan ibadah Idulfitri, hingga arus balik.
“Kami siapkan seluruh personel untuk mengamankan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, mulai dari perjalanan mudik, kegiatan ibadah, hingga mobilitas masyarakat di berbagai tempat keramaian,” kata Endar.
Sebagai bagian dari strategi pengamanan, aparat juga mendirikan puluhan pos di berbagai titik strategis di wilayah Kalimantan Timur. Tercatat terdapat 52 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan 14 pos terpadu yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Tak hanya itu, aparat keamanan juga akan mengamankan sedikitnya 2.211 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, seperti pelabuhan, bandara, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga fasilitas kesehatan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur Lebaran.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, kepolisian berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman, baik bagi yang melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap berada di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). (*)






