BorneoFlash.com, KUKAR – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode arus mudik.
Sekretaris Dishub Kukar, Yudi Apidiantara, mengatakan pihaknya akan berperan dalam mendukung pengamanan arus mudik bersama pihak kepolisian melalui Operasi Ketupat yang digelar menjelang Lebaran.
“Untuk arus mudik Lebaran, kami sifatnya mendukung pengamanan bersama kepolisian melalui Operasi Ketupat,” Jelas Yudi, pada Jum’at (13/3/2026).
Ia menjelaskan, masa pengawasan transportasi pada momentum Lebaran biasanya berlangsung selama dua pekan, yakni tujuh hari sebelum Lebaran hingga tujuh hari setelahnya.
Pada periode tersebut, Dishub akan memantau berbagai aktivitas transportasi yang berpotensi mengalami peningkatan.
“Biasanya pengawasan dimulai tujuh hari sebelum Lebaran sampai tujuh hari setelah Lebaran,” katanya.
Menurut Yudi, Kukar sendiri tidak memiliki layanan khusus angkutan Lebaran seperti di kota besar. Hal ini karena sebagian besar angkutan antarkota serta terminal besar berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat.







